• Agen Game Online Paling Favorit di Indonesia.
  • Agen Game Online Dengan Bonus Paling Bagus Diseluruh Indonesia.
Tampilkan postingan dengan label Lagenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagenda. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Agustus 2017

Perjalanan Spiritual Sukarno Saat Pengasingan di Ende

Mysteriterpercaya:Perjalanan Spiritual Sukarno- Pada saat Menumpangi kapal Jan van Riebeeck, Sukarno diboyong berlayar oleh pemerintah Hindia Belanda menuju Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Selama delapan hari dia mengarungi samudera. Pada 14 Februari 1934, Sukarno yang kala itu berusia 35 tahun, tiba di tempat pembuangan dengan model penjara terbuka.

Ende dianggap sebagai tempat yang tepat agar Sukarno terisolasi dari kegiatan politiknya. Selain itu, juga akan membuat komunikasinya terputus dengan rekan-rekan seperjuangan di Pulau Jawa. Ini lantaran, di Pulau Ende tak ada sarana dan prasarana untuk itu.

"Di seluruh pulau itu tak ada bioskop, perpustakaan, maupun hiburan lainnya. Di sini juga tidak ada telepon dan kantor telegraf. Satu-satunya hubungan dengan dunia luar hanyalah lewat dua buah kapal pos yang masing-masing datang sekali sebulan. Dua kali dalam sebulan kami menerima surat-surat dan surat kabar dari luar," cerita Sukarno kepada wartawati AS, Cindy Adams, dalam karyanya, Sukarno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, 

Sukarno dibuang ke Pulau Ende oleh pemerintah Hindia Belanda selama 4 tahun, hingga 1938. Dia hidup di pengasingan dengan ditemani istri tercintanya, Inggit Garnasih dan ibu mertuanya, Amsi. Dalam kesehariannya, mereka menempati rumah sangat sederhana milik Abdullah Ambuwaru di kawasan Ambugaga, kampung kecil yang terdiri dari pondok-pondok beratap ilalang.


Perjalanan Spiritual Sukarno

"Rumah itu tanpa listrik dan air ledeng. Kalau mandi, aku membawa sabun ke Wola Wona, sebuah sungai yang mengalirkan air dingin dengan di tengah-tengahnya bongkahan batu," ujar pria yang akrab disapa Bung Karno ini.

Diakui Bung Karno, pertama kali menjalani hidup di tanah pengasingan membuatnya depresi. Sayap-sayapnya seolah terpotong-potong. Ketiadaan kawan di Ende menjadikan Flores sebagai tempat penyiksaan.

Namun begitu, Bung Karno mampu mengatasi dan mengolah situasi krisis itu. Lambat laun, berkat dorongan dari istri tercinta, Inggit, semangat Sukarno kembali bangkit. Dia mulai membentuk lingkungannya sendiri dengan berbagai kalangan rakyat jelata. Mereka berasal dari para pemetik kelapa, sopir mobil, para pembantu yang tidak bekerja.

"Inilah kawan-kawanku. Pertama aku berkenalan dengan kota, seorang nelayan. Setelah kukatakan kepadanya bahwa tidak ada larangan mengunjungiku, dia datang ke rumahku. Kemudian dia membawa Dirham, tukang jahit. Setelah itu, aku yang berkunjung ke tempat mereka," tutur Bung Karno.

Tak banyak yang bisa dilakukan Bung Karno di tempat pengasingan yang begitu jauh dari Ibu Kota itu. Sehari-hari, Sukarno memilih berkebun dan membaca. Untuk membunuh kebosanannya dengan aktivitas yang monoton itu, jiwa seni Bung Karno kembali tumbuh. Dia mulai melukis hingga menulis naskah drama pementasan. Tercatat, 12 sandiwara yang dikarang oleh Sukarno dan dipentaskan di Ende.

Perjalanan Spiritual Sukarno Saat Pengasingan di Ende

Dikutip dari Bung Karno dan Pancasila, Ilham dari Flores untuk Nusantara, di Ende, Sukarno menjadi lebih banyak berpikir ketimbang sebelumnya. Dia mulai belajar soal pluralisme dan bertukar pendapat dengan misionaris.

Ada dua misionaris yang dijadikan tempat diskusi Bung Karno. Mereka adalah P. Johanes Bouma, SVD dan P Gerardus Huijtink, SVD. Mereka menjalin persahabatan yang begitu erat.

Berkat persahabatannya dengan orang-orang ini, Bung Karno diizinkan leluasa bertamu di Biara St Yosef dan diperbolehkan membaca buku-buku dan majalah atau surat kabar yang ada di perpustakaan biara. Lebih dari itu, persahabatan yang akrab ini menyebabkan Bung Karno tidak sungkan ataupun curiga ketika menjadikan mereka teman diskusi dan juga teman bertukar pikiran.

Sukarno sering berdiskusi tentang banyak hal dengan mereka, termasuk gagasan-gagasan dan rencananya untuk mendirikan negara Indonesia merdeka. Ide-ide yang brilian pada saat proses penemuan dan perumusan dari butir-butir mutiara Pancasila, tidak lepas dari diskusi-diskusi Sukarno yang serius dan mendalam dengan kedua sahabatnya tersebut.

Perjalanan Spiritual Sukarno Saat Pengasingan di Ende, Diakui Bung Karno, pertama kali menjalani hidup di tanah pengasingan membuatnya depresi.

Kamis, 10 Agustus 2017

Misteri Asal Usul Rambut Gimbal Warga Dieng Bali

Mysteriterpercaya:Misteri Asal Usul Rambut- pada zaman dahulu kala seorang putri cantik bernama Sinta Dewi memesona Pangeran Kidang Garungan. Pangeran berniat mempersunting Sinta Dewi. Gayung pun bersambut, Sinta Dewi menerima lamaran Pangeran Kidang. Padahal, Sinta Dewi belum pernah berjumpa dengan pangeran.

Ketika rombongan pangeran tiba di istana Sinta Dewi, terbelalaklah sang putri. Pangeran Kidang bukan pangeran gagah perkasa dan tampan, melainkan seorang pangeran dengan kepala kijang.


Misteri Asal Usul Rambut Gimbal

Sinta Dewi yang telanjur menerima lamaran itu kecewa. Kalau perempuan zaman modern meminta disediakan rumah dan mobil kepada calon suaminya, Sinta Dewi meminta Pangeran Kidang membuat sebuah sumur. Alasannya, penduduk di kerajaan Sinta Dewi sulit mendapatkan air. Sumur itu harus selesai dalam satu malam saja.

Pangeran Kidang pun menyanggupi permintaan tersebut. Dia lalu menggali sumur. Kidang terus menggali dan menggali. Dari atas bibir sumur, pengawal dan dayang-dayang Sinta Dewi malahan menimbunnya. Pangeran kesal dan marah. Sebelum tewas, dia mengucapkan sumpah bahwa keturunan Sinta Dewi akan berambut gimbal.

Hingga kini masih ditemukan anak-anak berambut gimbal di kawasan Dieng. Rambut gimbal adalah rambut yang tidak dapat disisir sehingga menumpuk tidak terawat.

Misteri Asal Usul Rambut Gimbal Warga Dieng

Umumnya mereka berambut gimbal hingga berusia enam tahun. Uniknya, rambut itu tidak boleh dipotong sebelum si anak menyatakan keinginannya untuk potong rambut.

Seiring dengan keinginan memotong rambut, ada keinginan anak yang unik, misalnya meminta upacara dengan membagikan 2.000 jeruk, atau meminta diambilkan sisa-sisa padi dari sawah tertentu.

Jika orangtua sembarangan memotong rambut gimbal itu tanpa upacara, anak jatuh sakit. Setelah memotong rambut, rambut akan tumbuh normal seperti rambut anak lainnya.

Misteri Asal Usul Rambut Gimbal Warga Dieng, Kidang terus menggali dan menggali. Dari atas bibir sumur, pengawal dan dayang-dayang Sinta Dewi malahan menimbunnya.

Senin, 07 Agustus 2017

Kenapa Raja Salman Raja Arab Berkunjung Ke Indonesia Di Kawal Ribuan Jin

Misteriterpercaya:Kenapa Raja Salman- Jin Pengawal Raja Salman Mengamankan Kunjungannya Ke Indonesia.Kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz Al- Saud ke Indonesia membuat heboh dunia. Bukan saja jumlah rombongannya yang fantastis, mencapal 1500 orang lebih. tetapi juga nilai investasi yang mencapaf ratusan triliyun.

Bagaimana penguasa Kerajaan Arab Saudi ini mengamankan kunjungannya? Ternyata. selain pasukan khusus semacam Paspampres, ribuan jin juga ikut mengawal.Mengawal Raja Salman dari kemungkinan  adanya serangan gaib. Menariknya. selain tetap gaib, tidak bisa diindera dengan mata, sebagian lainnya berwujud manusia. Ada beberapa nama yang sempat dikenali oleh spritualis dan ahli supramistik Indonesia. Siapa saja mereka?

Kedatangan Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Indoensia menimbulkan “demam” di segala bidang, termasuk dunia supramistik.Pasalnya, penjaga dua Kota Suci, Makkah dan Madinah di Arab Saudi itu membawa serta pasukan yang berjumlah ribuan. Sebagian dari mereka berwujud manusia.

Bukan rahasia lagi jika selama ini Raja Salman mendapat perlindungan dari jin Muslim yang berdiam di Tanah Suci. Mereka tidak hanya menjaga Raja Salman dari kemungkinan serangan gaib, tetapi juga menjadi pengawal dalam arti sesungguhnya. Bahkan beberapa di antara sering maujud menjadi manusia dengan penampilan persis sama seperti pengawal pengawal keluarga kerajaan.

“Pengawal Raja Salman menyebar dalam radius hampir 100 meter. tetapi sebagian dari mereka sebenarnya jin yang maujud,” ujar Kyai Kusumo.


Kenapa Raja Salman Raja Arab

Untuk megetahui apakah pengawal itu benar-benar manusia atau jin yang maujud, menurut Ki Rangga, bisa dengan menyapanya. Jika pengawal manusia sesungguhnya, mereka akan diam saja, nyaris tanpa ekspresi.

Sebaliknya, jika dia jin yang maujud, wajahnya sangat teduh dan ketika disapa akan melempar senyum.

Lebih jauh Ki Kusumo menerangkan, sebenarnya jin tersebut bisa saja tidak menampakkan diri. Tetapi mereka maujud untuk menggetarkan siapa saja yang coba-coba ingin mengganggu Raja Salman. Dengan pasukan yang terlihat sangat besar, tentu akan menyiutkan nyali lawan. ltulah alasan mengapa beberapa jin pengawal Raja Salman maujud manusia.

Ditanya apakah Raja Salman mengetahui adanya pengawal dari bangsa jin, Kyai Kusumo menegaskan beliau mengetahui hal itu. Tetapi Raja Salman tidak pernah memerintahkan.

“Artinya jika itu melakukan pengawalan atas inisitaif sendiri. Mereka merasa ikut bertanggung-jawab terhadap keselamatan penjaga dua Kota Suci, Makkah dan Madinah,” tegas Kyai Kusumo.

Selama berkunjung di lndonesia, termasuk dalam acara kenegaraan dan liburan di Pulau Bali, Raja Salman terlihat selalu dikawal secara ketat. Bahkan saat berkunjung ke Masjid Istiqial para pengawalnya tidak memberi celah ruang tanpa pengawasan.

Ketatnya pengawalan itu seperti dikatakan Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah.

“Kesiap siagaan para pengawal Raja Salman sangat total. Bahkan, terdapat beberapa dan mereka selama dua hari di Indonesia belum tidur. “Mereka sangat cinta raja. Sangat patuh dan setia sama rajanya,” ujarAbu Hurairah.

 “Pengawalnya sangat banyak,bahkan ada lebih 50 dari orang.Pada bagiannya masing-masing sesuai perintah. Yang selalu di dekat ke Raja ada sekitar 30 pengawal,” ujar dia.

Mereka ketik dalam pengamanan Raja Salman, para pengawal kurang mempercayakan keamanan sang Raja terhadap  Paspampres.Sehingga mereka juga melakukan pengamanan sendiri sehingga membuat suasana di lstiqlal menjadi tidak rapi.

Kenapa Raja Salman Raja Arab Berkunjung Ke Indonesia

Ini karena mereka khawatir dengan (keselamatan) Raja Salman. Berbeda saat IstiqIal kedatangan Obama (Presiden AS).Kala itu pengamanan steril, pengawal Obama dengan Paspmperes saling percaya sehingga pengamanan rapi,” ujarAbu Hurairah.

Dia mengungkapkan, meski terlihat garang, pengawal berhati baik dan akan selalu tegas terhadap hal yang mencurigakan.

“Yang datang ke kami,sangar kelihatannya tapi begitu menakutkan. Kami masih bisa ngobrol dengan biasa saja.Tetapi mereka tegas terhadap hal yang mencurigakan,” ungkap Abu Hurairah.

Menurut Kyai Kusumo, Abu Hurairah sebenarnya juga bisa melihat secara batiniah adanya pengawal yang berasal dari jin.

“Namun karena jin Muslim, mereka bisa leluasa melakukan pengawalan di seluruh ruang Masjid Istiqlal.”

Secara resmi, Raja Salman memiliki pengawal pribadi yang selalu menempel Raja Salman. Dia adalah Brigadir Jenderal Al Faghm. Wajahnya terlihat dingin dengan sorot mata tajam. Postur tubuhnya tegap layaknya pengawal presiden dalam film- film produksi Hollywood, Amerika Serikat. Siapa sebenarnya Al Faghm? Keluarga Al Faghm telah menjadi pengawal bagian tak terpisahkan dari keluarga Kerajaan Dinasti Saud.

Apakah Al Faghm tahu keberadaan pengawal dari bangsa jin?

“Al Faghm yang menentukan posisi para pengawal dari bangsa jin. Dia yang mengatur. Jadi bukan hanya mengetahui tapi juga memberikan semacam lisensi siapa yang boleh mendekat ke sekitar Raja, siapa yang bertugas di luar,” jelas Kyai Kusumo.

Keberadaan pengawal dari bangsa jin, diakui atau tidak, telah ikut mensukseskan kunjungan Raja Salman ke Indonesia dan juga lawatan ke sejumlah negara lain.

“Mereka (pengawal dari bangsa jin) tidak butuh pengakuan. Mereka mengabdi karena Allah SWT jadi tidak minta pengakuan apalagi imbalan dari manusia. Mereka hanya berharap ridho Allah,” tegas Kyai Kusumo.

Apakah di antara pengawal dari jin yang berjumlah ribuan itu, ada yang kemudian menetap di Indonesia, dalam arti tidak pulang ke Arab Saudi? Kyai Kusumo memastikan, jumlah pengawal Raja Salman dari bangsa jin banyak yang di perintahkan untuk mengawal proyek-proyek Raja Salman di Indonesia.

“Mereka mengemban perintah baru yaitu  menjadi pengawal untuk proyek usaha Raja Salman. Bagi mereka, mengawal proyek tersebut sama nilainya dengan mengawal Raja Salman. Jadi tidak ada yang protes menakala sebagian dari mereka diharuskan tinggal di Indonesia,” terang Kyai Kusumo.

Kenapa Raja Salman Raja Arab Berkunjung Ke Indonesia Di Kawal Ribuan Jin, Kedatangan Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Indoensia menimbulkan “demam” di segala bidang

Rabu, 02 Agustus 2017

Menguak Misteri Kampung Kasur Pasir Desa Legung Sumenep Madura Tradisi Unik Mencegah Guna Guna

Mysteiterpercaya:Menguak Misteri Kampung Kasur Pasir- Ternyata tidur di atas kasur pasir memiliki banyak manfaat unik, di kampung sumenep madura.Bukan karena mereka tidak mampu membeli tempat tidur.Bukan pula karena mereka tidak mengerti kesehatan juga. Tapi bagi masyarakat Desa Legung, Sumenep, Madura, pasir ialah merupakan bagian dari kehidupan mereka.

Seorang ibu muda menjerit-jerit ketika anaknya sedang bermain di tanah yang berpasir. Ia bagitu cemas. Sebab, konon, pasir identik dengan cacing. Itu terjadi di kota-kota, khususnya di kalangan keluarga tertentu yang sangat mengenal makna hidup sehat. Akan tetapi, di Desa Legung, Sumenep, + 166 km dari Kamal (penyeberangan) Madura, masyarakat begitu akrab dengan pasir. Tua muda, pria maupun wanita, dewasa ataupun anak-anak, demikian damai hidup bersama pasir. Bahkan, seorang ibu menyusui bayinya yang baru berusia 40 hari di atas hamparan pasir tanpa alas selembar pun. Dan bagi anak-anak, bermain di pasir ibarat berada di dunia fantasi.

Ketika sore hari, selepas tugas, mereka bergeletakan di pelataran pasir tanpa rasa canggung.Terserak mirip turis asing di Pantai Kuta, Bali. Seperti menyambut purnama tiba. Seorang ibu tanpa ragu-ragu mengurai rambutnya yang basah dan menelungkup di pasir, seakan butir-butir pasir itu sahabat yang paling setia.

Menguak Misteri Kampung Kasur Pasir

Seorang penduduk Legung yang lain menyatakan bahwa tidur di atas pasir terhindar dari perbuatan jahat, seperti guna guna, santet, dan sejenisnya. Menurutnya, ilmu hitam tidak mampu menjangkau sasaran bila yang diersatu dengan bserang bumi. Oleh sebab itu, mereka punya keyakinan bahwa tidur di atas pasir adalah baik, termasuk untuk kesehatan dan ketentraman jiwa.

“Kalau alam kita dekati, Ia akan ramah pada kita,” tuturnya.

Anehnya lagi, hanya desa-desa tertentu di wilayah Madura yang punya keyakinan seperti itu. Kenapa Legung? Konon, desa yang berpenduduk sekitar 545 jiwa ini merupakan desa cikal-bakal bagi desa-desa lain di sana.Menurut zailani arifin 40, Desa Legung merupakan kota pelabuhan tertua di sana. Konon, usianya hampir 650 tahun. Dan di sanalah keyakinan berkembang.

“Pokoknya tidur di atas pasir lebih nikmat,” ujar pak ari 45, membela.Memang, Tuhan menganugrahkan pasir pada masyarakat Legung dengan keunikannya tersendiri.Warna dan bentuk pasir tidak seperti biasanya. Kristal pasir tidak lekat di badan, serta butir-butirnya begitu lembut menyerupai tepung. Ia berwarna coklat muda, tidak seperti warna pasir pantai atau pasir pedalaman.

Menguak Misteri Kampung Kasur Pasir Desa Legung Sumenep

Menurut Zailani, budayawan berdarah Tionghoa yang mengaku lebih Madura daripada orang Madura asli, pasir Desa Legung bersifat adaptil. Jika udara dingin, pasir akan menimbulkan kehangatan. Sebaliknya, jika udara panas, pasir menimbulkan rasa sejuk di badan. Itulah sebabnya mereka membawa pasir ke atas tempat tidur di dalam rumah mereka.

Hampir semua penduduk desa tersebut memiliki tempat tidur khusus yang berisi pasir. Biasanya berbentuk 4 persegi panjang menyerupai bak mandi. Bahan utama dindingnya terbuat dari semen. lsi dan luas bak tidak sama, tergantung besar-kecilnya ruang yang ada. Namun cukup untuk satu keluarga. Mereka rata-rata memiliki lebih dari dua buah. Satu berupa tempat tidur khusus yang berisi pasir, sementara lainnya terbuat dan kayu atau besi sebagaimana tempat tidur biasa.

“Kalau bosan tidur di pasir, barulah kami mempergunakan tempat tidur biasa,” tutur ari.

Butir-butir pasir yang naik harkat itu konon didatangkan dari Gunung Pasir di Desa Legung Barat, Dapinda, serta Lombang, yang terletak + 3 km dari desa. Mereka mengangkutnya dengan berjalan kaki. Bagi yang mampu, mereka bisa mengupah orang lain untuk mengambilkannya.

“Tetapi biasanya kami ambil sendiri. Sebab, itu kepentingan khusus,” ujar Ari.

Menguak Misteri Kampung Kasur Pasir Desa Legung Sumenep Madura Tradisi Unik Mencegah Guna Guna. Jika memang ini baik untuk kesehatan, kenapa harus tidak kita lakukan.

Selasa, 25 Juli 2017

Naskah Kuno Pujangga Ronggowarsito yang Mempunyai Kekuatan Gaib

Mysteriterpercaya:Naskah Kuno Pujangga Ronggowarsito- Naskah kuno bukan saja berisi sambungan tulisan, atau buah pikir dari seorang pujangga atau dari sastrawan tempo yang dulu. Bisa jadi naskah-naskah kuno tersebut menyimpan sebuah daya magis atau pun bisa juga mistis.

Museum Radya Pustaka ialah salah satu museum tertua di pulau Jawa. Di sini banyak sakali menyimpan ribuan tulisan atau naskah kuno dari para pejangga.

Museum ini, banyak sekali menyimpan naskah-naskah kuno milik pujangga Ronggowarsito, yang melekat dengan ramalan-ramalan Zaman Edan. Di museum ini juga, banyak tersimpan naskah tentang ramuan-ramuan jamu, hingga sampai dengan mantra pengasihan(pelet asmara).

Menerjemahkan sebuah naskah yang dianggap begitu 'sakral',  tentu saja bukan pekerjaan yang mudah. Butuh ketekunan dan juga kesabaran untuk mampu menerjemahkan aksara-aksara kuno itu. Bermacam-macam pengalaman 'mistis' yang pernah dialami para penerjemah naskah kuno di museum tersebut.

Salah satunya ialah petugas dari digitalisasi dari museum Radya Pustaka, Kurnia Heniwati. Dia juga pernah mendigitalisasi Serat Mangkupraja. Entah apa sebabnya, walau lembaran demi lembaran tersebut sudah digitalisasi dengan kamera, hasilnya pun selalu sama, tidak beraturan halamannya.

"Sebenarnya, sudah berkali-kali saya urutkan tetapi tetap saja tidak beraturan. Pada akhirnya saya merasa pasrah dengan digitalisasi naskah abad ke 17 ini. Walau terus tidak beraturan, saya tetap berusaha sabar, " ucap Kurnia, di Museum Radya Pustaka, di Solo, hari Selasa 24/2/2017.

Pengalaman mistis lainnya, juga pernah dialami oleh beberapa anak magang dan juga penerjemah naskah kuno. Seperti yang dialami oleh tiga anak magang dari salah satu perguruan tinggi swasta di Solo, yang mendigitalisasi naskah-naskah kuno di museum itu.



Tiga mahasiswa jurusan desain komunikasi visual tersebut, satu per satu langsung saja tertidur begitu mulai membuka naskah-naskah kuno untuk digitalisasi.

Naskah Kuno Pujangga Ronggowarsito 

" Mereka satu per satu bisa begitu saja langsung tidur. Lalu kemudian, Pak Totok,penerjemah naskah kuno mencoba untuk melihat dari dekat naskah-naskah tersebut. Dan Pak Totok juga ikut langsung tertidur, " katanya dia.

Lantaran menjumpai hal-hal yang aneh, ia pun segera menjumpai seorang pemuka agama Hindu dari Bali. Ternyata, sebelum membaca atau membuka naskah-naskah kuno ini, kita harus mengucapkan sebuah kata kunci.

"Iya, memang katanya kita harus menyebutkan sebuah kata kunci sebelum membuka naskah itu," kata Kurnia.

Museum yang didirikan oleh Kanjeng Adipati Sosroningrat IV pada 28 Oktober 1890 tersebut, terdapat dua orang mahasiswa dari Universitas Udayana sedang begitu sibuk membolak-balikan naskah kuno tersebut, dan membaca naskah-naskah yang tertulis dalam lontar. Dua orang mahasiswa jurusan Sastra Jawa Kuno tersebut, yang bernama Kurnia Sari dan Alfian Nur Rahmat tidak mengalami masalah apapun saat membuka naskah itu.


Kurnia Sari pun mengungkapkan jika ingin membuka naskah kuno lontar itu, kita memang terlebih dahulu harus membaca sebuah kalimat khusus, yaitu? om awigmastu nama siddham. "Ini harus diucapkan di pembuka agar dimudahkan dalam membacanya," kata Kurnia Sari yang diamini temannya Alfian Nur Rahmat.

Naskah lontar kuno yang dibaca oleh Kurnia dan Alfian di museum itu, bertuliskan aksara Bali. Akan tetapi, bahasa yang di pergunakan dalam naskah itu merupakan campuran Jawa Kuno dan juga Sansekerta.

"Ini ada 10 lembar halaman lontar konu. Kami sedang mencoba untuk membaca dan juga menerjemahkannya," kata Kurnia Sari.

Sementara itu Kurnia Heniwati mengungkapkan, bahwa apa yang terjadi di balik penerjemahan naskah-naskah kuno bukan hal mengagetkan bagi dirinya. terutama ketika menerjemahkan naskah Purwo (naskah ratusan tahun).

Lantaran naskah kuno tersebut, merupakan sebuah karya leluhur kita, para penulis naskah-naskah kuno pasti menulis buah pikirannya itu, biasanya harus melakukannya dengan melakoni tirakat.

Demikianlah artikel saya kali ini, Naskah Kuno Pujangga Ronggowarsito. Kita harus membaca atau menerjemahkan ini sebagai sebuah perwujudan dari karya leluhur kita. jadi kita pun harus menghargainya

Jumat, 14 Juli 2017

Hewan - Hewan Ini Jadi Penanda Hadirnya Makhluk Halus

Mysteriterpercaya:Penanda Hadirnya Makhluk Halus- Percayakah anda dengan makhluk halus? Atau barangkali ada diantara para pembaca Mysteriterpercaya ini yang dikasih kelebihan dari Allah SWT maka bisa merasakan, dan menyaksikan atau bahkan bercengkerama dengan makhluk halus tersebut. Bagi kita yang penakut bisa jadi dikasih kelebihan seperti itu amat sangat menakuntukan. Menurut kepercayaan dari masyarakat, memang tidak seluruh manusia bisa melihat dan merasakan makhluk halus. tapi, justru hewan lah makhluk hidup yang mempunyai kelebihan melihat makhluk halus. Cuma, hewan tidak dapat berkomunikasi dengan kita maka dari itu kita pun tidak bisa faham. Tapi ada sekian banyak hewan yang diakui oleh masyarakat, sebagai penanda seandainya kemunculan hewan-hewan ini penanda hadirnya makhluk halus. Ingin tahu hewan apa saya yang bisa melihat makhluk halus? 



1. Burung 

Burung ialah tipe hewan yang banyak diminati oleh manusia, tak jarang juga di jadikan sebagai peliharaan. Bunyi kicauannya yang merdu dan bulu warna-warninya amat sangat indah kita pandang dan kita dengan. Tapi gimana, apabila kamu memandang burung hantu. Ya, dari namanya saja telah bisa cepat kita sangkut pautkan dengan makhluk halus yakni hantu. Sebagian orang yakin, kalau pada saat muncul burung hantu lalu burung hantu tersebut, akan mulai mengeluarkan suara-suara kicaunya yang menyeramkan, maka itu pertanda bahwa tengah hadir sesosok makhluk halus yang tidak bisa kita pandang.

2. Burung Gagak

Yang tidak kalah seramnya adalah burung gagak. Burung yang didominasi dengan warna hitam ini, sudah diakui merupakan burung yang banyak dipelihara oleh makhluk halus. Entah benar atau tidak, tapi benar-benar rata-rata burung gagak senantiasa hadir di saat-saat yang menyeramkan. Contohnya di pemakamakan, di hutan yang menyeramkan atau di rumah-rumah yang tidak berpenghuni yang diakui banyak hantunya. 

3. Burung Dares
Burung terakhir ialah burung dares. Walaupun kemunculan burung ini tiada sangkut pautnya dengan kemunculan makhluk halus, malah memberikan tanda yang lebih menyeramkan lagi. Masyarakat yakin apabila dengan cara tiba-tiba muncul burung dares yang terbang berputar-putar di sebuah area dan berkicau dengan lantang padahal sebelum-sebelumnya jarang sekali ada burung dares sehingga kabarnya bakal ada yang wafat di area itu. Banyak orang yang berbicara tidak menyadari disaat burung itu beraksi, mereka baru sadar sesudah muncul info duka. 

Hewan Penanda Hadirnya Makhluk Halus 


4. Kucing Hitam 

Kucing adalah binatang yang lucu juga imut dan menggemaskan. Namun macam mana jadinya apabila kucing yang kita bicarakan tersebut adalah kucing hitam, Dari lalu sampai sekarang, kucing hitam sebagai kucing mistis benar-benar belum lah luntur. Penduduk yakin bahwa kucing hitam menandakan hadirnya sosok lain di dekat kita. Bahkan ada orang-orang yang yakin bahwa sebenarnya kucing hitam merupakan jelmaan penyihir jahat. Lebih lagi, jika ada kucing hitam yang iseng melompati mayat. Itu adalah pertanda yang tidak baik lho.. 

5. Anjing 

Anjing sama halnya dengan kucing, lucu juga menggemaskan dan banyak jadi peliharaan oleh masyarakat. Cuma perbedanya, dari bagaimanakah mereka merespon kedatangan mahluk halus. Apabila kucing yang diakui sebagai pertanda makhluk halus cuma kucing hitam saja. Anjing yang tiba-tiba menggonggong tidak dengan lantaran dan berlari kearah yang tak jelas atau ke arah yang aneh berarti ia sedang menyaksikan makhluk halus. Terlebih saat anjing menggonggong di malam hari. Suasana yang menakutkan tentu akan segera menyelimuti kamu. 

6. Cicak 

Cicak yaitu hewan mungil yang tidak banyak mengganggu hidup manusia, sebab hidupnya senantiasa lari jika terlampau dekat dengan manusia. Sebahagian orang yakin apabila cicak yakni hewan yang menandakan hadirnya makhluk halus. Sebab umumnya cicak itu bebas berlangsung kesana kemari tidak dengan bunyi, sehingga bila mereka bersuara mendadak konon jelasnya ada makhluk halus yang hadir di dekat di mana cicak itu berada. 

7. Ayam 

Ayam adalah hewan yang konon kabarnya mempunyai kelebihan memberikan sinyal-sinyal alam, apabila tengah hadir makhluk lain yang tidak sejenis dengan kita alias makhluk halus. Ayam jantan umumnya berkokok menjelang pagi. Tapi satu saat tiba-tiba ayam berkokok sebelum waktunya itu adalah pertanda munculnya makhluk lain. Ada yang bilang ayam itu tengah menyaksikan penampilan sesosok malaikat, tapi ada pula yang bilang ayam itu tengah melihat sesosok makhluk lain yang menyeramkan. Bahkan sekian banyak orang yakin bahwa ayam bisa mendengar sesuatu yang tidak bisa kita dengar. Seperti suara orang yang tengah disiksa di alam kubur. 

8. Kunang-Kunang 

Ada sebagian orang yang mengaggap kalau kunang-kunang yakni hewan yang bisa menciptakan suasana makin romantis, dengan adanya binar-binar indah dari si kunang-kunang. Namun justru sebahagian besar orang mempunyai anggapan kedatangan kunang-kunang menciptakan suasana menjadi mencekam. Sebab ketika kita kecil dulu, banyak orangtua kita bercerita bila sesudah ada orang wafat dan tengah malam harinya muncul kunang-kunang, sehingga sebenarnya kunang-kunang itu yaitu kuku orang yang baru saja wafat itu. 

Demikianlah artikel saya kali ini, Hewan - Hewan Ini Jadi Penanda Hadirnya Makhluk Halus, Sehingga dari itu kita mesti waspada dikarenakan Hewan-hewan ini menjadi penanda hadirnya makhluk halus di dekat kita ( untuk orang yang penakut saja ).

Sabtu, 17 Juni 2017

Sejarah Dan Pengertian Sundel Bolong

Mysteriterpercaya:Pengertian Sundel Bolong - Hantu Sundel Bolong Masih sama dengan hantu Indonesia pada lainnya, tapi si Sundel bolong digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dan bergaun panjang warna putih. Tentu saja dengan wajah yang amat menyeramkan ditambah lagi dengan bolong ("berlubang tembus") di bagian punggungnya. Rambut panjangnya akan sedikit menutupi bagian yang bolong dan organ-organ tubuh bagian perut pun terlihat.

Sebenarnya Mitos hantu sundel bolong ini juga sudah terkenal sampai di negeri Jiran Malaysia. Imigran-imigran nusantara lalu membawa cerita yang berkembang disana. Diduga bahwa mitos ini diciptakan dan disebarkan di nusantara untuk menghindarkan wanita-wanita yang berjalan sendirian saat malam hari di pedesaan dari gangguan laki-laki yang akan berniat jahat, terutama untuk memperkosa.

Sundel Bolong jika kita artikan secara langsung mempunyai arti "Sundal" yang umumnya merujuk kepada "wanita jalang" atau juga "pelacur", sementara itu "Bolong" diambil dari bahasa jawa yang di artikan "berlubang tembus".

Pengertian dari Sundel Bolong adalah suatu mahluk halus yang sosoknya menyerupai dari kuntilanak, berambut panjang dan berpakaian serba putih panjang sampai ke tanah. Jumlahnya tidak banyak. Biasanya hidup sendirian di atas pohon besar.

Perbedanya dengan Kuntilanak adalah Sundel Bolong ini mempunyai punggung yang berlubang dan wajahnya amat menakutkan. Jika kita lewat di dekatnya, dari tempat keberadaannya sering tercium bau busuk atau bau amis. Sundel Bolong mempunyai kekuatan gaib setingkat dengan makluk halus kuntilanak.



Sejarah Dan Pengertian Sundel Bolong

Dalam versi Indonesianya, hantu sundel bolong ini merupakan arwah penasaran dari wanita yang mati karena diperkosa. Ia lalu melahirkan anaknya di dalam kuburan. Mitosnya lagi, Si Sundel ini bolong suka mencuri bayi-bayi yang baru saja dilahirkan. Konon menurut cerita yang turun temurun,setan sundel bolong ini menyukai ari-ari dari bayi.

Karena sama-sama mempunyai rambut yang panjang dan memakai baju putih, banyak yang mengira jika Si Sundel bolong sama dengan si Kuntilanak. Bolong yang terdapat pada punggungnya menjadi pembedaan antara keduanya. Lubang ini tercipta karena si sundel bolong melahirkan anaknya lewat punggung, Mitosnya, Sundel bolong sangat malu dengan lubang yang ada pada badannya dan selalu berusaha untuk menutupinya.Tetapi keduanya sama-sama sangat menyeramkan.

Perwujutan ini sangat lah kuat digambarkan di dalam film horor Indonesia pada tahun 80-an dimana banyak diperankan oleh aktris kawakan Suzanna. Tidak sedikit film horor dari Indonesia yang telah menggunakan sundel bolong sebagai pokok dalam cerita, namun yang dianggap telah memopulerkan sundel bolong adalah film Sundel bolong tahun 1981 dari Rapi Film yang di sutradarai oleh maestro film Sisworo Gautama Putra dan dibintangi oleh Suzanna yang telah dikenal sebagai "Ratu Horor" Indonesia waktu itu.

demikian Sejarah dari Misteri Hantu Sundel Bolong. Tidak banyak referensi yang menggambarkan sepak terjang hantu sundel bolong. Mendekatkan diri terhadap Tuhan menjadi cara ampuh agar terhindar dari Hantu Sundel Bolong.



Selasa, 30 Mei 2017

Lima Tempat Makam Mahapatih Gajah Mada yang Penuh Misteri

Kisah Misteri - Lima Tempat Makam Maha patih Gajah Mada yang Penuh Misteri, Mahapatih Gajah Mada sangat terkenal karena mampu menyatukan sejumlah wilayah nusantara di bawah Kerajaan Majapahit.

Namun karir gemilang Gajah Mada menjadi mahapatih Kerajaan Majapahit mengalami masa surut setelah Perang Bubat antara Kerajaan Sunda dengan Majapahit pada tahun 1279 Saka atau 1357 M.


Dalam Pararaton, dikisahkan bahwa setelah Perang Bubat, Gajah Mada menikmati masa istirahatnya setelah 11 tahun menjadi mangkubumi. Di akhir masa hidupnya Patih Gajah Mada pergi meninggalkan Keraton Majapahit ke arah timur.

Selanjutnya, diceritakan bahwa sang Patih Gajah Mada itu wafat pada tahun 1290 Saka atau 1368 Masehi. Ada beberapa tempat yang dipercayai sebagai makam Gajah Mada diantaranya Situs Wadu Nocu di Desa Padende, Donggo, Bima, Nusa Tenggara Barat.


Lima Tempat Makam Maha patih

Menurut keyakinan masyarakat setempat Wadu Nocu adalah makam sang Gajah Mada. Keyakinan ini diungkapkan secara turun temurun oleh sang penjaga makam tersebut.

Bima termasuk wilayah yang pernah ditaklukan Gajah Mada. Ketika Gajah Mada menaklukan suatu wilayah bukan suatu yang mustahil juga, jika dia membuat sebuah tempat yang pada ratusan tahun kemudian bisa dikatakan sebagai petilasannya.


Sementara dalam Kakawin Nagarakretagama yang ditulis oleh Empu Prapanca
disebutkan bahwa Gajah Mada melakukan perjalanan ke berbagai daerah yang ada di sebelah timur Pulau Jawa, termasuk daerah-daerah di Pulau Sumbawa, seperti Taliwang, Dompo atau bisa juga di sebut Dompu, Sapi, Sanghyang Api atau Pulau Sengeang, dan juga Bima. Kemudian Gajah Mada dikabarkan meninggal dunia pada 1364 M setelah mengalami sakit.

Di Selaparang, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat terdapat makam yang dipercayai sebagai makam sang Gajah Mada. Makam tersebut dapat ditempuh perjalanan 2 jam dari kota Mataram.

Bentuk makam tersebut seperti sumur bundar dengan susunan batu sungai berukuran sedang yang tertata rapi tanpa tulisan apa pun.


Masyarakat Tuban, Jawa Timur pun menyakini jika Gajah Mada dimakamkan di daerah mereka tepatnya di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Makam itu dikenal dengan nama Makam Barat Ketiga. Barat Ketiga merupakan istilah dari bahasa Jawa yang jika dialihbahasakan berarti angin kemarau.

Di Provinsi Lampung juga ada makam yang diyakini sebagai tempat peristirahatan yang terakhir bagi sang Patih Gajah Mada.

Makam tersebut terletak di Pugung Tampak, Kabupaten Liwa, Provinsi Lampung. Konon dahulu kala Kapal yang ditumpangi Patih Gajah Mada tenggelam di Perairan Pugung, setelah tiba di Pugung Patih Gajah Mada jatuh sakit hingga akhirnya meninggal dan dimakamkan di Pekon Pugung.


Keyakinan itu dikuatkan dengan adanya pusara makam serta peninggalan berupa keris, mahkota, pedang, tombak, ikat pinggang, ikat kepala, dan juga peninggalan-peninggalan lainnya. Sejak dulu kala, tempat yang diyakini sebagai lokasi makam Gajah Mada itu hanya berupa gundukan tanah merah.

Baru pada tahun 1981 dibangun pagar keliling. Setelah itu diperbaiki kembali dengan membuat lantai di sekitar lokasi makam pada tahun 2010.

Warga pesisir pantai antara Pelabuhan Sempo Liya dan Pulau Simpora, tepatnya di Kampung Mada, Desa Matiri, Batauga, Kepulauan Wangi-wangi, Buton, Sulawesi Tenggara juga menyakini makam sang patih Gajah Mada berada di wilayahnya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya batu prasasti yang dinamakan Batu Mada. Konon Gajah Mada yang memiliki banyak kesaktian memilih salah satu gua di wilayah Togo Moori untuk beliau bertapa.

Di gua daratan Pulau Karang Wangiwangi yang bersambung ke laut lepas inilah Patih Gajah Mada menghilang saat semadi.

Demikianlah cerita mengenai kelima makam Gajah Mada yang diyakini warga setempat sebagai tempat dimakamkannya tokoh legendaris itu. 


 XOBandarQ


 XO-Poker